Noona,
Sarang hae !
Oleh : Sri Rusmayanti
Label : Cerita Pendek
Title : Noona, Sarang hae !
Genre : Love, Romantic
Sub : Korean in Indonesian
Figure : Kim John with Yoon Ah
Karya : Sri Rusmayanti
Date : 15 Februari 2015, 13
Maret 2016 and Finish 23 Maret 2016
Year : 2015-2016
Di
Meja makan , Yoon ah atau lebih akrab di sapa Yoon. Sedang sibuk membaca
skenario, maklum saja ia adalah seorang aktris terkenal. Bakat aktingnya sudah
tidak dapat diragukan lagi, dari film Action, Mellow drama, Love, Romantic,
bahkan Horor sekalipun pernah dimainkannya. Hari ini ia akan syuting sampai
malam, namun tampaknya sudah biasa baginya untuk pulang larut malam, bahkan
orang tuanya pun sudah sangat mengerti akan keadaannya.
Sepulang
dari lokasi syuting, waktu sudah menunjukkan pukul 00.30 pm. Yoon ah tetap berjalan
dengan santai menuju mobilnya. dan ketika dia ingin masuk kedalam mobilnya
tiba-tiba datang anak-anak remaja nakal yang mengganggunya.
" Noona ! Anda mau kemana ?
".(Formal) tanya salah seorang anak dengan nada mengejek.
" Noona ! Kau terlihat
kelelahan, tapi kau tetap cantik !". Kata yang lainnya.
"Noona ! ..."
"Pergi ! Aku bukan Noona-mu !
kata Yoon ah sedikit kasar agar anak-anak itu takut padanya.
Namun tampaknya ucapannya bagi remaja
tersebut hanyalah tampak seperti nasihat yang keluar dari mulut sang kakak
terhadap adiknya. Anak-anak itu tetap mengganggunya dan terus memanggilnya
Noona (Kakak Perempuan yang dipanggil oleh anak laki-laki dalam bahasa Korea).
"Tokiyo..(permisi) aku rasa
kalian harus pergi dari sini, lebih baik kalian istirahat. sebelum ibu kalian mencari
kalian ". Kata seorang remaja laki-laki yang berjalan dengan santai
menghampiri mereka.
"Huh ! kau pikir kau siapa
?!". Kata salah seorang anak.
"Aku,, Dongsaengnya
(Adik).." Kata laki-laki tersebut.
Tanpa menghiraukan kata-kata mereka,
Yoon ah pergi meninggalkan tempat itu.
Beberapa menit kemudian,,,
"Noona ! kau kemana saja ! Aku
mencarimu, kenapa kau pergi begitu saja ?"
"Kau, salah satu dari mereka kan
?" Tanya Yoon ah balik pada laki-laki itu.
"Anio, kau salah sangka padaku
Noona, aku hanya berusaha menolongmu, Aku John, Kim John lebih tepatnya !"
Kata laki-laki itu memperkenalkan diri dengan sopan.
"Ohh, begitukah ?" Tanya
Yoon ah kurang yakin.
"Ne !" Jawab John.
Beberapa minggu telah berlalu,, Sejak
mereka berkenalan satu sama lain, John dan Yoon ah tidak pernah bertemu lagi.
John yang pada awalnya tidak suka menonton serial drama, kini jadi terlihat
sangat antusias untuk menontonnya apalagi jika drama yang ia tonton itu dibintangi
oleh Yoon ah, maka ia rela untuk
berdiam didepan televisi dalam waktu lama untuk menontonnya.
"Kenapa aku selalu memikirkannya
? kenapa aku ingin sekali bertemu dengannya lagi ?" Tanya John pada
dirinya sendiri.
Di sisi lain,,
"Yoon ! Yoon ah ! Aku
mencintaimu.. !"
"Ne ! Saranghamnida !"
"Cut ! Cut ! .. Nice Yoon ah !
itu sangat manis " Kata produser dengan senyuman penuh kebanggaan.
“Gamsahamnida” kata yoon ah tersenyum
santai.
Kemudian,, Dalam perjalanan pulang
dari lokasi syuting. Yoon ah berhenti di sebuah taman kota yang sering ia
kunjungi ketika ia ingin menikmati waktu sendirinya.
Tiba-tiba ia melihat ada seorang
remaja laki-laki yang menuju kearahnya sambil tersenyum. “noona ! itukah kau ?”
aku sangat senang bisa bertemu kau lagi” katanya sambil tersenyum.
“Kau siapa ya ?” tanya Yoon Ah.
“noona, tidak mengenaliku? Ini aku
John”
“sebentar,,, oh,,, iya,,,iya aku
ingat. Kau yang waktu itu kan ?”
“iya,noona. Akting noona sangat
bagus, aku menyukainya”
“kamu sering menontonku di tv ?”
“iya,noona.”
“yoon ! yoon ah ! cepat.. kita sudah
harus syuting lagi!” panggil seorang perempuan setengah baya yang ternyata
adalah manager yoon ah.
“Ne, eonni, aku pergi dulu ya dik,
anyeong!”
“anyeong haseyo,noona” kata john
sambil melambaikan kedua tangannya.
“siapa bocah itu, yoon ?” tanya
manajer.
“entahlah, mungkin salah satu fansku”
kata yoon ah cuek.
Mereka pun pergi meninggalkan john
seorang diri disana.
===
Di lokasi syuting,
“kita break dulu ya, kita lanjutkan
besok !” kata produser.
Yoon ah kemudian bersiap pulang
menuju mobilnya.
“Noona, tunggu.” Kata seorang anak
remaja yang tak lain adalah john.
“Kau sedang apa disini ?” tanya yoon
ah.
“Menemuimu, noona.” Katanya sambil
tersenyum.
“untuk apa kau menemuiku ?”
“emmhh,, maafkan aku noona. Mungkin
kau tak suka aku menemuimu disini.” Kata john sedih.
“Anio, tak apa kau menemuiku. Ada apa
sebenarnya ? katakan saja.”
“Noona, sebenarnya aku kesini hanya
untuk melihatmu saja. Karena aku sudah lama tidak bertemu denganmu.”
“Kau mau berfoto denganku ?”
“huhh, ne.”
“sudah, sekarang kau sudah tenang kan
dik ?”
“anio, uhh, maksudku, ne, noona.”
“anyeong haseyo” kata yoon ah sambil
melambaikan tangan kepada john dan kemudian pergi meninggalkan john.
[sepertinya, dia hanya menganggapku
fansnya] kata john dalam hati.
Beberapa bulan telah berlalu, namun
john masih saja selalu datang ke lokasi syuting yoon ah. Dengan alasan yang
sama. Yaitu, menemui yoon ah. Tentu saja hal ini membuat yoon ah semakin
bingung.
“John, kamu tidak bosan selalu kesini
? bukankah kau sudah banyak mendapatkan foto bersamaku di handphonemu ?”
“Noona, aku tidak pernah bosan untuk
kesini dan melihatmu. Aku kesini hanya ingin menghiburmu, kau terlihat lelah
harus selalu syuting setiap hari.”
“Untuk apa kau melakukan hal ini ?
ini sudah menjadi keseharianku. Syuting setiap hari adalah hal biasa bagiku.”
“Noona, sebenarnya aku kesini tidak
mengharapkan apa-apa darimu, begitu pula dengan fotomu.”
“lalu, untuk apa kau datang kesini ?”
“Hanya untuk melihatmu noona.”
“haha, kau tak perlu seperti itu. Kau
bisa melihatku di tv. Di handphonemu,,”
“Anii,, aku ingin melihatmu ada
didepan mataku noona. Aku ingin melihatmu tersenyum padaku dan berbicara
bersamaku disini. Aku selalu menyukai hal itu dan aku merindukan hal itu setiap
hari hingga aku datang ketempat ini untuk mengulang setiap momen itu disini
bersamamu, noona.”
“Waee ?”
“Noona, sarang hae. Sarang haeyo
noona. Aku menyukaimu, noona. Aku rasa aku benar-benar menyukaimu. Maafkan atas
kelancanganku ini, noona.”
“Mwo ? hehe Anio, anio. Tidak apa-apa
john. Agashimnida [Aku mengerti].” Kata yoon ah sambil tersenyum.
“Sungguh tidak apa, noona ? apa
mungkin noona juga menyukaiku ?”
“Ne, aku juga menyukaimu. Sarang
haeyo John.” Kata yoon ah sambil tersenyum lagi.
“Gamsahamnida [terima kasih], noona.”
“Ne.”
===
“Chagia [Sayang],, aku membawakanmu
makanan, kau terlihat kelelahan”
“Mwo [apa] ? kau menyebutku, chagia
?”
“Ne, bukankah itu hal yang wajar ?”
“Apa maksudmu, john ?” tanya yoon ah
tidak mengerti.
“kau masih belum mengerti yoon ah ?
bukankah kemarin kau bilang padaku kau juga mencintaiku ? aku rasa bukankah kau
sekarang sudah menjadi yeojachinguku [Pacarku]?”
“Mwoo ? aku rasa kau salah faham
john. Aku mengatakan itu kesetiap laki-laki bahkan kesemua orang. Bukankah kau
juga salah satu dari mereka john ? mereka juga mengatakan hal yang sama padaku.
Sama seperti apa yang kau katakan.”
“Jadi, noona tidak menyukaiku sama
sekali. Maksud noona, noona hanya menyukaiku karena noona menganggapku
penggemar noona, sama seperti yang lainnya ?”
“Bukankah, begitu john ?”
“Anio, noona. Itu tidak sama. Aku
benar-benar menyukaimu bukan karena aku penggemarmu. Tapi karena aku jatuh
cinta padamu. Apakah menurutmu aku terlihat hanyalah seperti fansmu ? apakah
aku tidak terlihat seperti seorang laki-laki yang jatuh cinta pada wanita ?
apakah aku terlihat seburuk itu ?”
“anio, John,, aku tidak bermaksud
membuatmu merasa seperti itu,,”
“Ani, noona. Maafkan aku karena aku
menyukaimu. Sepertinya aku tidak cukup pantas untukmu.” Kata john sedih dan
pergi meninggalkan yoon ah di tempat itu.
===
Beberapa hari ini john sudah tidak
datang lagi kelokasi syuting yoon ah. Dan sejak saat itu, yoon ah juga selalu
teringat tentang apa yang dikatakan john padanya. Ingin rasanya ia kembali
bertemu john dan menanyakan hal itu kembali. Tapi apakah mungkin ? bahkan untuk
bertemu dengan john saja ia tidak bisa. Dimana ia bisa bertemu dengan john ?
sementara johnlah selama ini yang selalu menemuinya ?
Setelah selesai syuting,, yoon ah
pergi ke tempat favoritnya. Tempat yang selalu ia datangi ketika merasa
kesepian dan ingin melupakan kelelahannya. Cukup lama ia berada disana. Sampai
akhirnya ada seseorang yang menegurnya,,
“Sedang apa noona disini ?”
Yoon ah berbalik kearah orang itu.
“John ! [ia tersenyum] aku kira aku tidak akan bertemu denganmu lagi. Aku
senang bertemu denganmu disini john.”
“Benarkah ? noona mencariku selama
ini ?”
“Ne, aku mencarimu john. Aku sadar,
ternyata aku mencarimu dan ingin selalu melihatmu. Aku merindukanmu, John.”
“Benarkah ? kau merindukanku, noona
?”
“Ne,Gushimda” kata yoon ah tersenyum
pada john.
John tersenyum dan memeluk yoon ah.
“Noona, aku juga merindukanmu. Aku tak bisa melupakanmu. Sarang hae, noona.”
“Aku tidak mendengar apa yang kamu
katakan john. Coba kau katakan sekali lagi.”
“Noona, sarang haeyo.”
“Katakan lagi..”
“Saranghamnida.”
“Lagi,,”
“Saranghaeyo.”
“Aku ingin mendengarnya lagi, john.”
“Saranghaeyo, noona.”
“Katakan lagi,,”
“Waee.. ?” tanya john dan melepaskan
pelukannya dari yoon ah.
“Kau tak ingin mengatakannya lagi ?”
“Anio.” [tersenyum]. Kemudian ia
menatap jauh ke hamparan pemandangan indah kota seoul.
“Noona, Sarang hae !!!” teriak john
dengan lantang.
“Sekarang giliranmu, noona.”
“John, Saranghamnida !!!”
Kemudian keduanya tertawa bahagia dan
berpelukan ditengah-tengah keramaian kota Seoul.
For You :
·
Jangan pernah menunda
untuk menyatakan persaanmu pada seseorang yang kamu cintai.
·
Katakanlah cinta
pada orang yang kamu cintai selagi masih ada kesempatan untuk bertemu dengannya
sebelum ia pergi dan kamu tidak bisa bertemu lagi dengannya.
·
Cinta itu tidak
memandang Usia. Tapi cinta itu memandang perasaan satu sama lain.
THE END
♥.Thank's for Reading My Story. ♥


